POPKOT Medan Resmi Dibuka, 1.500 Atlet Pelajar Bertanding di 12 Cabor

MEDAN | SATUHATISUMUT.COM: Pekan Olahraga Pelajar Kota (POPKOT) Medan tahun 2023 resmi dibuka oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution di Lapangan Patriot di jalan Air Bersih, Kecamatan Medan Kota, Jumat (26/5). 1.500 Atlet pelajar dari 12 cabang olahraga (Cabor) siap bertanding dan meraih prestasi pada gelaran POPKOT Medan.

12 Cabor itu yakni Atletik, Bulutangkis , Gulat, Judo, Pencak Silat, Pentaque, Renang, Senam, Sepak takraw, Sepatu Roda, Taekwondo dan Tenis Lapangan. Sedangkan Atlet yang mengikuti POPKOT Medan tahun 2023 berasal dari pelajar seluruh Kota Medan.

Pelepasan balon oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution didampingi Anggota DPRD Medan Hendra DS, Ketua KONI Kota Medan Edy Sibarani menjadi tanda dimulainya gelaran olahraga bergengsi bagi pelajar kota Medan yang akan berlangsung dari tanggal 26 Mei sampai dengan tanggal 3 Juni 2023. 

Salah satu atlet pelajar Fitri Fatimah dari Cabor Pencak Silat mengaku antusias digelarnya kembali POPKOT Medan. Bagi dirinya event ini menjadi wadah atau jalan untuk para atlet untuk meraih prestasi dan melanjutkan kejuaraan ke tingkat yang lebih Tinggi. Dirinya berharap Pemko Medan dapat terus memberikan dukungannya terhadap atlet khususnya atlet pemula.

"Atlet pelajar kan masih pemula jadi pastinya kami lebih semangat untuk mengikuti kejuaraan seperti ini dan kejuaraan di tingkat lainnya seperti tingkat nasional," Ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan motivasi kepada para atlet yang akan bertanding. Menurut Bobby Nasution atlet pelajar yang mengikuti POPKOT Medan merupakan anak-anak yang luar biasa. Sebab semasa dirinya menjadi pelajar belum pernah berdiri seperti para atlet mewakili Cabor untuk bertanding.

"Mudahan-mudahan Pelajar yang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Kota ini bisa menjadi atlet yang berprestasi baik tingkat kota, tingkat kota dan tingkat nasional bahkan tingkat internasional kedepannya, " Harap Bobby Nasution.

Selanjutnya Bobby Nasution juga berharap para atlet pelajar ini sudah tertanam jiwa-jiwa sportif, karena menjadi atlet bukan hanya perkara menang kalah di arena pertandingan tetapi yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportifitas.

"Selama bertanding kita melakukan segala upaya untuk menang tetapi harus diingat jangan sampai melakukan atau melebihi norma-norma atau aturan yang sudah ditentukan," jelas Bobby Nasution.

Menurut Bobby Nasution, kita pahami bersama bahwa dalam menanamkan jiwa sportifitas tidak bisa hanya sekali atau dua kali latihan. Oleh karena itu Pemko Medan terus berupaya membangun tempat atau area untuk tempat latihan dan mengasah kemampuan diri generasi muda khususnya dibidang olahraga.

Sementara itu, Kadispora Pulungan Harahap menjelaskan tujuan diselenggarakan POPKOT Medan tahun 2023 untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kemampuan serta daya saing Atlet antar pelajar dalam menghadapi berbagai event olahraga di tingkat yang lebih tinggi. 

"POPKOT ini digelar untuk memotivasi atlet pelajar untuk melakukan kegiatan olahraga guna meningkatkan prestasi dan menanamkan nilai-nilai moral seperti disiplin dan sportifitas," Sebutnya.(shs-Red)

Posting Komentar untuk "POPKOT Medan Resmi Dibuka, 1.500 Atlet Pelajar Bertanding di 12 Cabor"

SATUHATISUMUT.COM

Bersama Membangun Negeri

MEDAN

Kompol Jama Kita Purba Dipromosikan Sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Gantikan Kompol Teuku Fathir Mustafa

Tangkap Penista Agama, Warga Konghucu Ucapkan Terima Kasih ke Kapolres Asahan

Kapolda Sumut Diganti, Ini Sosok Pengganti Irjen Panca Putra Simanjuntak

Ini Sederet Prestasi Bobby Nasution Selama Menjabat Wali Kota Medan

Batu Goncang Bukan Judi, Tetapi Hiburan Rakyat yang Sudah Mentradisi

Setelah Diberitakan & Viral di Medsos, Bocah Tuna Rungu di Medan Ditemukan

Pawai Tarian Naga Liong di Vihara Maha Maitreya Pecahkan Rekor Muri

Gerindra Nilai Wajar Sandiaga Dukung Bobby: Elektabilitasnya Terus Melejit

Golkar Sumut Sebut Hasil Pileg Sesuai Target, Usung Kader jadi Kepala Daerah

Hasil Sementara, Musa Rajekshah Unggul di Dapil Sumut I, Disusul Meutya Hafid dan Maruli Siahaan